Cara Bangkit Dari Kegagalan Usaha

Yang namanya melakukan usaha, tentu tidak mungkin luput dari kegagalan. Mulai dari pengusaha kecil sampai ke konglomerat, tentu ada kalanya akan mengalami kegagalan. Karena itu tidak perlu takut dengan kegagalan. Gagal adalah hal yang biasa dalam berbisnis. Yang penting kita belajar bagaimana cara bangkit dari kegagalan usaha.

Berikut ini beberapa tips yang kiranya dapat membantu Anda untuk bangkit dari kegagalan usaha:

1. Anggap kegagalan sebagai proses pembelajaran

Meskipun kegagalan terasa menyakitkan, namun darinya kita dapat memperoleh pelajaran-pelajaran yang berharga. Dari gagalnya bisnis Anda, minimal Anda jadi tahu hal-hal apa yang sebaiknya tidak dilakukan. Insting bisnis Anda juga akan makin terasa untuk membedakan mana bisnis yang prospeknya bagus dan mana yang tidak. Hal-hal ini akan membantu Anda untuk mencapai keberhasilan di masa yang akan datang.

2. Miliki sikap pantang menyerah

Gagal itu biasa. Namun masalahnya, kegagalan seringkali membuat orang berhenti di tengah jalan. Mereka memutuskan untuk menyerah dan tidak lagi berbisnis. Hal ini sangat disayangkan karena bisa jadi mereka akan berhasil di usaha yang berikutnya. Dengan berhenti di tengah jalan berarti mereka menutup peluang keberhasilan yang bisa jadi sudah cukup dekat. Karena itu Anda harus memiliki sikap pantang menyerah. Kalau usaha Anda belum berhasil, beranilah untuk mencoba lagi.

3. Jangan ambil risiko terlalu besar

Seperti yang dibahas di atas, Anda harus memiliki sikap pantang menyerah. Namun hal ini bukan berarti Anda lantas berlaku sembrono. Anda harus menjaga jangan sampai kegagalan usaha Anda berdampak fatal pada keuangan keluarga Anda. Bagaimanapun, Anda memiliki tanggung jawab atas keluarga Anda.

Oleh karenanya, jangan mengambil risiko terlalu besar. Kalau Anda sudah terlanjur di usaha Anda yang sebelumnya, maka pastikan bahwa hal itu tidak terulang lagi di usaha Anda berikutnya. Anda harus memastikan bahwa kalaupun gagal Anda tidak akan menyengsarakan kehidupan keluarga Anda.

Inilah salah satu alasan mengapa bisnis sampingan adalah cara yang baik untuk memulai usaha. Dengan menjalankan bisnis secara sampingan berarti Anda masih memiliki penghasilan dari pekerjaan utama Anda. Dengan demikian, kalau pun bisnis Anda gagal Anda masih memiliki pemasukan untuk memenuhi kebutuhan keluarga Anda.

4. Miliki sikap yang positif

Saat terjadi kegagalan kita mudah untuk bersikap negatif. Kita akan cenderung untuk mengeluh dan mengatakan hal-hal yang negatif. Hal ini tentu tidak akan membantu Anda maupun orang-orang di sekeliling Anda. Karena itu, milikilah sikap yang positif di tengah-tengah kegagalan. Seperti diuraikan di atas, anggaplah kegagalan sebagai proses pembelajaran. Lihatlah pada hal-hal positif yang dapat Anda petik dari pengalaman ini, jangan berfokus pada sisi negatifnya. Dengan sikap yang positif, Anda akan menjaga semangat Anda dan orang-orang di sekeliling Anda.

***

Demikianlah beberapa tips untuk membantu Anda bangkit dari kegagalan usaha. Ingat, gagal itu biasa. Milikilah sikap positif dan pantang menyerah. Niscaya keberhasilan akan menjadi milik Anda.

Manajemen Keuangan Pribadi Sebelum Memulai Bisnis Sampingan

Satu aspek penting yang perlu Anda perhatikan sebelum mengambil sebuah peluang bisnis sampingan adalah manajemen keuangan pribadi Anda. Jangan sampai Anda mengalami kesulitan keuangan pada saat Anda menjalankan bisnis. Untuk itu, Anda harus melakukan beberapa langkah sebelum memulai sebuah bisnis.

Pertama, biasakan untuk mencatat setiap pengeluaran dan pemasukan Anda. Ini mungkin terasa merepotkan, namun hal ini penting untuk mengetahui kondisi keuangan Anda yang sebenarnya. Banyak orang tidak sadar bahwa mereka memiliki kebiasaan-kebiasaan yang buruk dalam hal keuangan. Misalnya, mungkin mereka mengeluarkan terlalu banyak uang untuk membeli pakaian baru. Atau mereka menghabiskan banyak uang untuk makan di luar. Dengan mencatat setiap pemasukan dan pengeluaran, Anda akan dapat melihat dengan jelas pos-pos pengeluaran Anda dan di titik mana Anda perlu berhemat. Dengan demikian Anda dapat mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk meningkatkan keadaan keuangan pribadi Anda.

Kedua, pastikan pengeluaran Anda lebih kecil daripada pemasukan. Hal ini mungkin tampak sederhana, tapi banyak orang yang tidak melakukannya. Salah satu penyebabnya adalah penggunaan kartu kredit. Dengan menggunakan kartu kredit, banyak orang memiliki pengeluaran yang melebihi pemasukan. Anda perlu memastikan bahwa hal ini tidak terjadi pada diri Anda.

Ketiga, pastikan bahwa Anda memiliki dana cadangan yang cukup untuk keadaan darurat. Jangan sampai seluruh simpanan Anda dipakai untuk mengejar sebuah peluang bisnis sehingga saat keadaan tidak terduga terjadi Anda kelabakan. Para ahli keuangan biasanya menyarankan agar Anda memiliki dana cadangan sebesar 3-6 bulan biaya hidup Anda (beserta keluarga jika Anda sudah berkeluarga).

Keempat, kurangilah pengeluaran-pengeluaran yang bersifat konsumtif. Pengeluaran yang bersifat konsumtif hanya akan memberikan manfaat jangka pendek, namun banyak masalah keuangan yang bisa timbul di jangka panjang. Untuk melakukan hal ini, Anda mungkin perlu menyesuaikan gaya hidup Anda. Anda mungkin tidak bisa lagi membelanjakan uang seperti dulu. Tapi percayalah bahwa melalui pengorbanan tersebut Anda akan mendapatkan manfaat jangka panjang yang lebih besar.

Dengan melakukan tips-tips di atas, Anda dapat mengurangi kemungkinan terjadinya kesulitan keuangan saat menjalankan bisnis sampingan yang Anda pilih. Manajemen keuangan pribadi yang efektif berperan besar untuk membantu Anda mencapai kesuksesan.

Membangun Jiwa Seorang Pengusaha Sukses

Saat Anda menjalankan sebuah bisnis sampingan, bisa dibilang Anda adalah seorang pengusaha. Pertanyaannya adalah: apakah Anda ingin menjadi seorang pengusaha sukses? Saya yakin Anda akan menjawab ya. Siapa yang tidak ingin berhasil? Namun banyak orang hanya ingin mencapai kesuksesan tanpa memahami harga yang harus dibayar untuk mencapainya.

Kenyataannya, tidaklah mudah menjadi seorang pengusaha yang berhasil. Ada banyak tantangan yang harus Anda lalui untuk mencapainya. Ada kalanya bisnis sampingan Anda tidak mencapai hasil yang Anda harapkan. Atau mungkin muncul saingan yang dapat memberikan produk lebih baik atau harga lebih murah. Belum lagi masalah dengan pelanggan atau supplier Anda.

Oleh karena itu, satu hal yang sangat penting adalah membangun jiwa seorang pengusaha sukses. Anda perlu memiliki sikap mental yang benar bila Anda ingin mencapai keberhasilan. Di sini kita akan membahas dua sikap mental yang perlu dibangun.

Pertama, Anda perlu memiliki sikap ulet. Tidak ada jalan yang mudah untuk mencapai keberhasilan. Bila Anda ingin berhasil, mau tidak mau Anda harus bekerja keras, bahkan mungkin bekerja lebih keras daripada saat Anda menjadi karyawan. Sebagian orang tidak ingin bekerja keras seperti ini. Mereka ingin mencapai keberhasilan tanpa perlu bersusah payah. Jangan terjebak dalam kesalahan ini. Hal ini akan membuat Anda cepat menyerah sehingga bisnis sampingan apapun yang Anda jalankan akan menemui kegagalan.

Kedua, Anda perlu memiliki kebiasaan berpikir positif. Ada kalanya Anda tidak dapat mencapai hasil yang diharapkan, bahkan sekalipun Anda sudah bekerja keras. Di saat-saat seperti itu, kemampuan untuk berpikir positif sangatlah penting. Bila Anda berpikir negatif, mungkin Anda akan meragukan kemampuan Anda sendiri dan mengucapkan hal-hal yang meruntuhkan semangat. Namun bila Anda berpikir positif, Anda akan selalu berpikir bahwa di balik hal yang buruk pasti ada hal positif yang dapat dipetik. Dengan demikian semangat Anda tidak akan runtuh. Anda juga dapat maju menghadapi setiap tantangan yang ada dengan kepala tegak.

Memiliki kedua sikap mental ini sangat penting untuk menjadi seorang pengusaha sukses. Tidak ada jalan yang mudah untuk mencapai keberhasilan dan sikap mental Andalah yang paling menentukan apakah Anda akan berhasil atau tidak.

Memulai Usaha Dengan Modal Kecil

Sebuah kendala yang umum dalam memulai bisnis sampingan adalah modal. Mungkin Anda mendapati banyak peluang bisnis yang menjanjikan, namun keterbatasan modal memaksa Anda untuk membiarkannya lewat begitu saja. Bagaimana cara mengatasi hal ini?

Ada beberapa alternatif yang dapat Anda tempuh. Yang pertama adalah mencari investor. Untuk ini, Anda biasanya perlu membuat proposal bisnis kecuali kalau investor tersebut adalah keluarga atau teman dekat Anda. Jalan ini baik untuk ditempuh jika usaha yang hendak Anda rintis membutuhkan modal besar. Namun karena menggunakan modal dari orang lain, ada baiknya Anda berhati-hati. Jangan asal mengambil peluang usaha. Pastikan bahwa Anda mengerti seluk-beluk usaha itu dan berbagai kendalanya. Jangan sampai Anda meminjam modal yang cukup besar dari orang lain namun Anda akhirnya gagal karena kurang persiapan.

Alternatif kedua yang dapat ditempuh adalah mencari peluang bisnis yang hanya membutuhkan modal kecil. Dalam hal ini, Multilevel Marketing (MLM) adalah sebuah alternatif yang menjanjikan. Mengapa? Sebab berbagai MLM yang ada biasanya hanya membutuhkan modal kecil. Sebuah MLM yang cukup terkenal, misalnya, hanya membutuhkan investasi kurang dari 50 ribu rupiah untuk mengikutinya. MLM juga cocok dijalankan sebagai usaha sampingan karena ia tidak membutuhkan waktu sehari penuh.

Untuk alternatif MLM ini, Anda perlu berhati-hati dalam memilih. Jangan sampai Anda terjebak dalam bisnis berkedok MLM yang ternyata menipu. Banyak bisnis MLM yang tidak lebih dari sebuah skema piramida untuk mencari “korban” sebanyak-banyaknya. Untuk itu, Anda harus memastikan bahwa MLM tersebut memiliki produk yang jelas dan dibutuhkan orang. Jangan sampai bisnis tersebut hanya mengandalkan pemasukan dari iuran anggota baru.

Untuk alternatif bisnis dengan modal kecil, bisnis Internet juga bisa menjadi pilihan. Banyak orang yang telah berhasil membangung bisnis Internet yang menguntungkan. Satu keuntungan dari bisnis Internet adalah kemungkinan mendapatkan passive income. Sekali bisnis Anda jalan, Anda dapat terus menerima pemasukan tanpa perlu bekerja keras lagi. Namun tentu saja, Anda harus bekerja keras saat membangun di awal.

Manakah di antara alternatif tersebut yang sebaiknya Anda pilih? Ya, semuanya tergantung situati dan pertimbangan Anda. Namun satu hal yang pasti, jangan biarkan keterbatasan modal menghalangi Anda untuk membangun sebuah usaha sampingan.

Cara Membuat Proposal Bisnis

Pada saat Anda hendak memulai sebuah usaha, ada kalanya Anda perlu membuat proposal bisnis. Hal ini terutama diperlukan apabila Anda hendak mencari investor yang mau menanamkan modal di usaha Anda. Seorang investor tentunya tidak mau begitu saja menanamkan modalnya. Ia lebih dulu ingin mengetahui apakah bisnis Anda memiliki prospek yang baik atau tidak. Di sinilah pentingnya Anda membuat sebuah proposal untuk usaha yang akan Anda buat.

Satu hal yang perlu Anda ingat adalah tujuan dari proposal tersebut yaitu menanamkan modal. Dengan selalu mengingat tujuan ini Anda dapat menghindari kemungkinan menyimpang ke hal-hal yang tidak perlu dalam proposal yang Anda buat. Di pihak lain, hal ini juga membantu Anda dalam penulisan proposal. Kuncinya adalah dengan berpikir seolah-olah Anda adalah seorang investor. Bila Anda sebagai investor, kira-kira apakah yang ingin Anda lihat dalam proposal tersebut? Apakah yang kiranya tidak akan menarik? Dengan cara pandang seperti ini Anda akan dapat membuat sebuah proposal bisnis yang efektif.

Yang pertama-tama ingin diketahui investor tentunya adalah prospek keuangan usaha Anda. Oleh karena itu Anda perlu secara rinci menjelaskan perkiraan modal, pengeluaran, dan pemasukan dari usaha Anda. Kata kuncinya adalah rinci. Investor tidak akan percaya begitu saja dengan angka-angka yang Anda cantumkan, khususnya bila angka tersebut tampak sangat baik dan menjanjikan. Anda perlu menjelaskan bagaimana Anda dapat mencapai angka-angka tersebut. Jelaskan asumsi-asumsi apa saja yang Anda buat (jumlah pelanggan, jumlah penjualan, biaya pegawai, dan sebagainya). Investor harus dapat melihat sendiri bahwa angka-angka yang Anda buat realistis.

Bila Anda membuat asumsi, jelaskan alasannya mengapa Anda mengasumsikan demikian. Misalnya saja, Anda mengasumsikan bahwa Anda akan mampu menjual 10 buah produk per hari. Mengapa demikian? Anda dapat menjelaskan bahwa banyak usaha sejenis juga memiliki tingkat penjualan serupa. Atau Anda dapat menjelaskan berdasarkan trend yang sedang terjadi di daerah Anda. Intinya, setiap asumsi Anda harus dapat dipertanggungjawabkan.

Anda juga perlu menjelaskan diferensiasi (perbedaan) apa yang Anda miliki dari para pesaing. Sebuah usaha yang tidak memiliki diferensiasi akan sulit untuk bersaing dengan usaha sejenis yang sudah ada sebelumnya. Anda perlu mencari sisi tertentu di mana Anda dapat mengungguli produk lain. Apakah Anda menawarkan garansi? Kualitas barang yang lebih baik? Pengiriman barang secara gratis? Layanan pelanggan yang prima? Apa pun itu, pastikan bahwa Anda dapat menawarkannya secara konsisten kepada pelanggan Anda nantinya.

Selanjutnya Anda perlu menjelaskan siapa orang-orang yang akan menjalankan usaha Anda. Semakin besar modal yang Anda minta dari investor, semakin penting kualitas orang-orang yang menjalankan usaha Anda bagi investor. Karena itu pastikan bahwa tim yang akan menjalankan usaha Anda (khususnya tim inti) berisi orang-orang yang terpercaya dan berkualitas. Hal ini akan menumbuhkan kepercayaan investor terhadap usaha Anda.

Bila Anda mengikuti semua poin di atas, proposal bisnis Anda akan memiliki peluang yang baik untuk menarik investor.

Pentingnya Perencanaan Bisnis

Sebelum memulai bisnis sampingan Anda, sangatlah penting untuk memiliki perencanaan bisnis yang baik. Mengapa? Sebab Anda perlu mengetahui apakah peluang usaha yang sedang Anda incar itu memang berpotensi untuk memberikan keuntungan atau tidak. Bila ternyata tidak, tentu tidak ada gunanya Anda mencurahkan tenaga, pikiran, dan bahkan uang untuk usaha tersebut.

Di samping itu, perencanaan bisnis juga penting untuk membantu Anda mengenali berbagai aspek dari bisnis tersebut. Apakah ada hal-hal tertentu yang tidak Anda antisipasi? Apakah ada masalah yang sebelumnya tidak Anda ketahui? Perencanaan yang baik dapat membantu Anda untuk mengatasi semua ini.

Pertama-tama yang perlu Anda lakukan adalah membuat perencanaan keuangan. Berapa modal yang Anda butuhkan? Untuk dapat menjawab pertanyaan ini, carilah informasi selengkap mungkin tentang apa-apa saja yang Anda butuhkan untuk memulai usaha. Akan sangat membantu jika Anda kenal seseorang yang sudah menjalankan usaha serupa. Selanjutnya, Anda perlu memperkirakan biaya yang perlu dikeluarkan untuk hal-hal yang telah Anda daftarkan di atas. Berhati-hatilah dalam tahap ini agar tidak ada yang terlewatkan. Mengetahui jumlah modal yang Anda butuhkan sangatlah penting untuk memperkirakan berapa lama waktu yang Anda butuhkan untuk balik modal (break even).

Selanjutnya, lakukan perhitungan tentang biaya operasional yang akan dibutuhkan. Berapa jumlah pegawai yang akan Anda pekerjakan? Berapa kira-kira gaji mereka? Lalu bahan baku apakah yang Anda butuhkan membuat produk Anda? Bagaimana dengan biaya untuk sewa tempat usaha?

Setelah menyelesaikan perhitungan modal dan biaya operasional, Anda perlu menghitung perkiraan pendapatan yang akan Anda peroleh. Berapa harga produk atau jasa yang akan Anda tawarkan? Lakukanlah survei terlebih dahulu terhadap produk atau jasa sejenis agar Anda memiliki perkiraan yang tepat. Berikutnya, perkirakan jumlah penjualan yang kira-kira dapat Anda capai. Di tahap ini sebaiknya Anda berhati-hati agar tidak terlalu optimis. Kesalahan banyak orang dalam tahap ini adalah mereka membuat asumsi yang terlalu optimis sehingga mereka akan berkecil hati saat menemukan kenyataan yang sebaliknya di lapangan.

Dari semua perhitungan di atas, Anda akan dapat memperkirakan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk balik modal dan mencapai keuntungan. Pada titik ini Anda dapat melihat apakah usaha tersebut memiliki prospek yang baik atau tidak. Bila prospeknya baik, Anda dapat terus menjalankan usaha tersebut. Namun bila tidak, Anda sebaiknya berhenti dan mencari peluang usaha yang lain.

Dengan adanya perencanaan bisnis yang baik, Anda akan dapat menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Anda akan dapat memusatkan energi Anda pada bisnis sampingan yang memang menjanjikan.

Tips Mencari Peluang Bisnis

Dengan begitu banyak peluang bisnis di sekitar kita, bagaimana cara mencari peluang yang tepat? Di artikel ini kami akan membagikan beberapa tips yang mudah-mudahan dapat membantu Anda.

1. Kenali bakat dan minat Anda. Memulai bisnis bukanlah hal yang mudah. Karena itu akan sangat membantu bila Anda lebih dulu mengenali kekuatan yang Anda miliki. Bakat apakah yang Anda miliki? Apakah minat Anda? Dua hal ini membantu Anda untuk menyaring berbagai peluang yang ada sehingga Anda dapat memilih yang peluang sesuai untuk diri Anda. Karena itu, ambillah waktu untuk lebih dulu mengenali diri. Ada baiknya juga Anda meminta pendapat dari orang-orang yang dekat dengan Anda sehingga Anda memperoleh perspektif yang lebih kaya.

2. Perhatikan usaha-usaha yang ada di lingkungan Anda. Untuk memulai mencari peluang, tidak perlu jauh-jauh. Anda dapat memulai dengan melihat lingkungan Anda sendiri. Usaha-usaha apa sajakah yang ada di lingkungan Anda? Usaha manakah yang berkembang dengan baik dan manakah yang tidak? Dengan mengenali usaha yang sudah ada, Anda dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas tentang karakteristik lingkungan Anda. Anda juga melihat berbagai pilihan jenis usaha yang ada. Mungkin ada yang cocok untuk dijadikan bisnis sampingan.

3. Perhatikan kebutuhan masyarakat. Mungkin Anda pernah memperhatikan seseorang (atau diri Anda sendiri) mengeluh tentang suatu hal. Keluhan-keluhan semacam ini merupakan indikasi bahwa ada kebutuhan yang belum terjawab. Apakah Anda dapat menawarkan solusi yang lebih baik? Jika jawabannya adalah ya, ada kemungkinan hal itu merupakan peluang usaha yang baik bagi Anda.

4. Bacalah majalah dan buku bisnis. Jangan membatasi diri hanya dengan apa yang ada di lingkungan Anda. Jangkaulah lebih jauh dengan membaca majalah-majalah dan buku bisnis. Seringkali Anda dapat memperoleh ide yang menarik dengan cara itu. Mungkin ada suatu jenis usaha yang telah berhasil diterapkan di tempat lain namun belum ada di lingkungan Anda. Mungkin juga Anda melihat ada trend baru yang sedang berkembang. Jika Anda jeli, sangat mungkin Anda akan memperoleh peluang usaha sampingan yang baik dan menjanjikan.

Singkatnya, kenalilah diri Anda dan buka mata lebar-lebar. Banyak peluang bisnis yang menanti Anda.

Tiga Alasan Memulai Bisnis Sampingan

Situs ini bertujuan membantu Anda menemukan peluang bisnis sampingan yang sesuai untuk Anda. Namun apa alasannya memulai bisnis sampingan? Mengapa tidak bekerja di kantor saja dan mendapatkan gaji setiap bulannya? Berikut ini beberapa alasan yang dapat Anda pertimbangkan:

1. Memiliki penghasilan tambahan. Ini mungkin merupakan alasan utama untuk membangun bisnis sendiri. Meskipun Anda dapat memperoleh penghasilan tetap dengan bekerja di kantor, seringkali jumlah yang diterima tidak sesuai dengan kebutuhan yang terus meningkat. Hal ini terutama berlaku bila Anda telah berkeluarga karena Anda harus menanggung hidup orang lain dan bukan hanya diri Anda sendiri. Membangun sebuah bisnis sampingan berarti menambah satu sumber penghasilan lagi. Meskipun awalnya belum menghasilkan, dengan ketekunan pada akhirnya Anda akan sangat terbantu dengan pendapatan dari bisnis Anda.

2. Membangun jiwa entrepreneurship. Dengan membangun bisnis sendiri, Anda dapat memupuk jiwa entrepreneurship Anda. Jiwa entrepreneurship ini akan membantu Anda untuk memiliki kualitas hidup yang lebih baik secara keseluruhan, tidak hanya di sisi bisnis namun juga di sisi-sisi hidup lainnya. Hal ini karena jiwa entrepreneurship melatih Anda untuk menjadi orang yang mandiri, memiliki perencanaan yang baik, berani mengelola risiko, dan jeli melihat peluang. Anda juga akan dilatih untuk memiliki kegigihan dan ketekunan yang diperlukan agar berhasil. Meskipun Anda dapat memiliki semua sifat ini tanpa membangun bisnis sendiri, menjadi pebisnis tetap merupakan salah satu cara yang terbaik.

3. Mengeluarkan potensi Anda secara penuh. Apakah Anda memiliki bakat pada bidang tertentu? Atau mungkin Anda memiliki minat untuk suatu hal? Dengan menjadi pebisnis, Anda dapat mengeluarkan potensi Anda secara penuh. Karena Anda sendiri yang mengendalikan waktu Anda, Anda dapat melakukan apa saja yang ingin Anda lakukan. Anda dapat mencurahkan segenap pikiran dan kreativitas Anda pada bidang yang Anda pilih. Di samping membuat Anda menjadi makin berkembang, hal ini juga memberikan kepuasan batin yang lebih.

Seperti yang Anda lihat, ada berbagai keuntungan dari memiliki sebuah bisnis. Namun adalah bijak bila Anda memulainya dulu sebagai sebuah bisnis sampingan. Dengan begitu Anda dapat tetap memiliki penghasilan pasti dari pekerjaan Anda sekarang sembari membangun sebuah bisnis yang kokoh. Di kemudian hari, Anda dapat berhenti dari pekerjaan Anda dan menggeluti bisnis secara penuh.

Selamat Datang di Peluang Bisnis Sampingan

Selamat datang di Peluang Bisnis Sampingan! Seperti namanya, ini adalah sebuah situs di mana Anda dapat memperoleh berbagai informasi tentang peluang-peluang bisnis sampingan.

Alasan kami memulai situs ini adalah karena kami melihat kebutuhan yang besar akan informasi seperti ini. Banyak orang dan keluarga yang mencari penghasilan tambahan untuk memenuhi kebutuhan ekonominya. Karena gaji yang biasa diterima tidak mencukupi kebutuhan yang semakin meningkat, memulai sebuah (atau bahkan beberapa) bisnis sampingan adalah cara yang jitu untuk memecahkan masalah ini.

Untungnya, ada begitu banyak peluang bisnis yang dapat Anda pilih dan lakukan. Sebagian besar peluang-peluang ini tidak membutuhkan modal besar yang berarti hampir semua orang dapat melakukannya. Namun tentu saja, Anda harus tetap mau bekerja keras agar berhasil. Tidak ada peluang ajaib yang bisa membuat Anda kaya secara mendadak tanpa bekerja keras. Kalau ada yang menawarkan peluang semacam itu ada baiknya Anda malah curiga karena jangan-jangan (dan biasanya memang) ada udang di balik batu.

Di situs ini hanya akan dibahas peluang-peluang bisnis sesungguhnya yang memang dapat membantu Anda. Karena setiap orang memiliki kepribadian dan situasi yang berbeda, tentunya apa yang sesuai untuk satu orang belum tentu sesuai untuk orang lain. Itulah sebabnya di sini akan dibahas berbagai peluang yang ada sehingga Anda dapat menganalisa dan memilih sendiri mana yang paling sesuai untuk Anda.

Harapan kami adalah Anda bisa memperoleh informasi yang Anda butuhkan dari situs ini. Bila Anda memiliki bisnis sampingan yang berhasil kami pun akan ikut berbahagia.